Publik

SITUMORANG

1 anggota
19 dilihat
oleh partarombo

Jelajahi Pohon Keluarga

Visualisasi silsilah dengan beberapa anggota keluarga

Buka Sekarang

Tentang Keluarga

Marga Situmorang: Sejarah, Silsilah Sipitu Ama, dan Keturunan Raja Lontung

Marga Situmorang: Sejarah, Silsilah Tarombo, dan Legenda Situmorang Sipitu Ama

Menelusuri jejak sejarah marga Situmorang sebagai pilar utama keturunan Raja Lontung di Pulau Samosir.

Asal-Usul Marga Situmorang

Marga Situmorang berasal dari Pulau Samosir, tepatnya di daerah Urat. Dalam silsilah (Tarombo) Batak, Situmorang adalah putra kedua dari Raja Lontung dan ibunya Si Boru Pareme. Sebagai bagian dari kelompok besar Toga Lontung, marga ini memiliki pengaruh sosiologis dan sejarah yang kuat dalam kebudayaan Batak Toba.

Nama Situmorang secara harfiah sering dikaitkan dengan istilah "Si-tumo-orang," namun secara historis, keberadaan mereka terpusat pada kepemimpinan di wilayah Urat dan sekitarnya.

Silsilah Situmorang Sipitu Ama

Salah satu identitas paling khas dari marga ini adalah sebutan Situmorang Sipitu Ama (Situmorang Tujuh Bapak). Hal ini merujuk pada tujuh keturunan utama Situmorang yang membentuk kelompok-kelompok besar. Berikut adalah urutannya:

  1. Situmorang Pande
  2. Situmorang Lumban Nahor
  3. Situmorang Suapa
  4. Situmorang Pangaribuan
  5. Situmorang Lumban Pea
  6. Situmorang Siringoringo
  7. Situmorang Sitohang

Ketujuh keturunan ini tetap bersatu di bawah nama besar Situmorang dan memegang teguh tali persaudaraan yang erat melalui Punguan Sipitu Ama.

Hubungan Persaudaraan dalam Toga Lontung

Sebagai putra kedua, Situmorang merupakan adik dari marga Sinaga dan abang dari marga-marga Lontung lainnya. Berikut adalah urutan persaudaraan kandung marga Situmorang:

  • Sinaga (Abang tertua)
  • Situmorang
  • Pandiangan
  • Nainggolan
  • Simatupang
  • Aritonang
  • Siregar

Bona Pasogit dan Peninggalan Sejarah

Pusat sejarah atau Bona Pasogit marga Situmorang berada di Urat, Pulau Samosir. Di daerah ini, berdiri tugu dan peninggalan leluhur yang menjadi simbol kebesaran marga. Selain di Samosir, populasi marga Situmorang berkembang pesat di daerah Dairi, Humbang Hasundutan, hingga ke wilayah Simalungun dan perantauan di seluruh dunia.

Karakteristik khas keturunan Situmorang sering diidentikkan dengan kemampuan berbicara yang baik (diplomasi), kecintaan pada seni (terutama musik dan sastra), serta kesetiaan yang tinggi terhadap organisasi kekeluargaan.

Anggota Keluarga

1 orang

SITUMORANG